Profil : I Nyoman “Petruk” Subrata


Berkembang dari Seni Ludruk yang dikenal di Bali dari tahun 1962, Drama Gong telah mengalami masa kejayaannya sebagai hiburan yang ditunggu masyarakat Bali hingga kepelosok-pelosok desa.

Dalam proses tersebut, kita hampir melupakan sosok yang pernah menjadi ikon Drama Gong terpopuler di Bali yakni Petruk.
bernama asli I Nyoman Subrata, tokoh kelahiran 1 September 1949 ini adalah seniman serba bisa yang hingga saat ini masih eksis berkiprah dalam seni lawak dan prembon walaupun Drama Gong sudah mengalami kelesuan dalam perkembangannya.

Suami dari Ni Nyoman Sudiati dan ayah dari Ni Luh Putu Sri Pramesti serta Kadek Tresna Budi ini mulai berkiprah didrama gong pada tahun 1975. Pada tahun 1983, Bapak Nyoman Subrata juga pernah menjadi juara umum lawak Se-Bali.

Ngaturang ngayah hingga ke luar Bali seperti ; Lombok, Jakarta, Bogor, Palu, Palembang, Bontang (Kaltim) dan Pontianak ini membuktikan eksistensi beliau tidak lekang oleh arus modernisasi dan era instant saat ini.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s